Menu
Sekedar Info Saja

Viral Bayi Kembar 4 Meninggal usai Dilahirkan di Bangkalan, Ini Kata Kepala Puskesmas

  • Bagikan

GOKONTEN.COM – Bayi kembar empat yang meninggal tidak lama setelah dilahirkan di Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur (Jatim), viral di media sosial. Keempat bayi malang tersebut diduga meninggal karena proses persalinan sang ibu dan pascapersalinan tidak dibantu tenaga medis bidan.

Peristiwa tersebut terjadi tepatnya di Desa Gunung Sereh, Kecamatan Kwanyar, Kabupaten Bangkalan. Sang ibu melahirkan keempat bayinya sendirian di rumah, tanpa bantuan. Kempat bayi yang lahir dalam keadaan prematur itu akhirnya meninggal dunia beberapa jam kemudian.

Menurut penuturan warga setempat, dua bayi dilahirkan di dalam rumah. Sementara dua lainnya lahir saat sang ibu masih ada di sumur milik keluarga. Kondisi bayi prematur saat dilahirkan dengan berat badan kurang dari 1 kilogram.

Kepala Puskesmas Kwanyar M Toha menjelaskan kronologi empat bayi kembar meninggal tak lama setelah dilahirkan di Kabupaten Bangkalan, Madura, Jatim, Sabtu (23/1/2021). (Foto: iNews/Taufik Syahrawi)

Kepala Puskesmas Kwanyar M Toha menjelaskan kronologi empat bayi kembar meninggal tak lama setelah dilahirkan di Kabupaten Bangkalan, Madura, Jatim, Sabtu (23/1/2021). (Foto: iNews/Taufik Syahrawi)

Menanggapi kejadian itu, Kepala Puskesmas Kwanyar M Toha mengatakan, keluarga baru memanggil bidan desa setelah sang ibu melahirkan. Bidan desa langsung datang ke rumah ibu tersebut dan menemukan keempat bayi sudah lahir. Namun, keempat bayi itu akhirnya tidak bisa diselamatkan karena kondisinya.

“Bidan setempat dipanggil dan akhirnya datang ke lokasi. Ternyata semua bayi sudah dalam keadaan lahir. Sangat disayangkan bahwa akhirnya bayi-bayi ini tidak bisa tertolong,” kata M Toha, Sabtu (23/1/2021).

M Toha mengatakan, sebelum melahirkan, ibu dari bayi kembar empat tersebut diketahui sudah tiga kali melakukan pemeriksaan kehamilannya ke posyandu terdekat.

Pihak bidan posyandu dan puskesmas juga sudah beberapa kali mewanti-wanti kepada pihak keluarga untuk memeriksakan diri ke Puskesemas Kwanyar. Bidan juga sudah meminta agar ibu empat bayi kembar itu dirujuk ke rumah sakit setempat agar segera mendapat penanganan.

Pasalnya, bidan tersebut menemukan ada kelainan pada kondisi kehamilan sang ibu. Namun, pihak keluarga selalu menolak permintaan bidan tersebut hingga akhirnya sang ibu melahirkan.

Warga sempat memvideokan kondisi keempat bayi yang sudah tidak bernyawa. Video ini akhirnya viral di media sosial. Banyak netizen mengomentari video viral itu dan menyayangkan sang ibu yang melahirkan tanpa bantuan bidan desa.

  • Bagikan