Menu
Sekedar Info Saja

Terseret Kasus Pandji Soal FPI, NU & Muhammadiyah, Thamrin Tomagola Ikut Klarifikasi

  • Bagikan

GOKONTEN.COM – Kisruh yang disebabkan oleh komedian dan komika senior Pandji Pragiwaksono yang membanding-bandingkan FPI dengan NU dan Muhammadiyah turut menyeret nama sosiolog Thamrin Tomagola.

Dalam video yang diunggah di channel Youtube miliknya, Pandji menceritakan pendapat Thamrin Tomagola di sebuah wawancara pada tahun 2012 yang saat itu menyebut FPI yang lebih dekat dengan rakyat. Sedangkan NU dan Muhammadiyah lebih terkesan elite sehingga jauh dari rakyat.

“Sering kejadian ada warga sakit, mau berobat gak punya duit, ke FPI, kadang kasih duit, kadang ngasih surat. Suratnya dibawa ke dokter jadi diterima. Kenapa seperti itu.

Kata Pak Thamrin Tomanggola, pintu ulama-ulama FPI terbuka untuk warga. Jadi orang mau datang bisa. Nah yang NU dan Muhammadiyah, karena terlalu tinggi dan elitis warga nggak kesitu, warga ke FPI,” kata Pandji dalam videonya.

Sontak pernyataan ini membuat geram pihak NU maupun Muhammadiyah yang merasa dikecilkan. Sementara Pandji berargumen kalau itu bukan pendapat pribadinya, melainkan kutipan dari pakar sosiolog.

Thamrin Tomagola sendiri akhirnya angkat bicara soal kisruh perihal perbandingan antara FPI, Muhammadiyah dan NU. Ia mengaku sudah memberikan klarifikasi ke Gus Sahal. Kata dia, kini terserah Gus Sahal apakah hendak berbagi ke publik atau tidak.

Hal itu disampaikan Tamrin Tomagola lewat jejaring Twitter miliknya, @tamrintomagola pada Kamis (21/1/2021).

“Klarifikasi sudah saya berikan ke Bung @Sahal_AS. Terserah Bung @Sahal_AS mau berbagi di Twitter atau tidak,” tulisnya Thamrin.

Dalam kicauannya, Tamrin Tomagola mengaku cenderung menghindari perdebatan soal FPI karena beberapa alasan. “Saya cenderung menghindari perdebatan tentang FPI di Medsos karena ada ‘conflict of interest’,” terang Tamrin Tomagola.

  • Bagikan