Menu
Sekedar Info Saja

Tak Mampu Bayar Biaya Persalinan, Bayi dan Ibunya Ditahan Pihak Rumah Sakit

  • Bagikan

MAMUJU – Nasib malang dialami bayi laki-laki baru lahir dari pasangan Muki dan Ca’mia warga Kalukku, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, belum bisa pulang ke rumahnya lantaran kedua orang tuanya tak mampu membayar biaya persalinan di rumah sakit.

Mirisnya lagi, kedua orang tua bayi ini tidak memilki kartu keluarga (KK) kartu tanda penduduk (KTP) ataupun Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan (BPJS) untuk menyelamatkan bayinya dalam kandungan. Ayah dari bayi ini terpaksa menandatangani berkas perawatan sebagai syarat dilakukan operasi caesar, meski ia tak memiliki biaya untuk membayarnya.

“Keluarga kami, si pasien tersebut sudah bisa pulang, namun terkendala biaya operasi yang harus dibayar sekitar Rp7 juta. Ia berusaha mencari dana tersebut dari keluarga dan kerabatnya, agar pasien tersebut bisa kembali ke rumahnya,” ujar Nursyamsi keluarga pasien, Kamis (25/3/2021).

Direktur RSUD Regional Sulbar, dr Indah membantah adanya informasi pihak rumah sakit menahan pasien. “Kami justru meringankan pembayarannya sebanyak Rp2 juta dari total pembayaran yang harus di bayar Rp7 juta,” kata dr Indah.

Sementara itu, rasa bahagia dan haru terlukiskan dari raut wajah Muki dan Ca’mia, kedua orang tua bayi ketika menerima bantuan dari beberapa donatur untuk biaya persalinan di rumah sakit. Dengan bantuan para donatur tersebut, keduanya bisa membawa pulang sang anak.

  • Bagikan