Menu
Sekedar Info Saja

Sosok Anggia Kloer, Eks Sespri yang Disewakan Apartemen oleh Edhy Prabowo

  • Bagikan

Nama Anggia Putri Tesalonika Kloer kembali mencuat usai jadi saksi di persidangan kasus ekspor benih lobster di Pengadilan Tipikor Jakarta. Anggia mengakui pernah mendapatkan sejumlah fasilitas dari Edhy Prabowo.

Fasilitas yang dimaksud berupa penyewaan apartemen hingga dipinjamkan sebuah mobil HRV. Hal itu terkait status Anggia sebagai Sekretaris Pribadi Edhy Prabowo.

Anggia Kloer pernah diperiksa sebagai saksi oleh penyidik KPK. Saat itu, dia diperiksa terkait dugaan aliran uang suap izin ekspor benih lobster yang menjerat Edhy Prabowo.

Siapa Anggia Kloer?
Anggia lahir di Manado 15 Agustus 1997. Kakaknya, Mona Kloer, merupakan Ketua DPC Gerindra Manado yang juga Anggota DPRD Manado. Partai yang sama dengan asal Edhy Prabowo.

Anggia merupakan lulusan Fakultas Ilmu Hukum Universitas Sam Ratulangi, Manado, tahun 2016. Ia mendapatkan gelar sarjana hukum di umurnya yang masih 21 tahun.

“Iya karena saya angkatan 2016, jadi lulusnya tahun 2020,” kata Anggia saat bersaksi di Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu (17/3).

Anggia juga tercatat merupakan finalis Miss Internet 2017. Dalam laman Miss Internet, disebutkan bahwa Anggia mewakili daerah pemilihan Wilayah Sulawesi Utara.

Dijabarkan juga prestasi dari Anggia, mulai dari ikut Paskibraka Provinsi Sulut pada 2014; juara 1 modeling xpresi party Manado Post 2015; Wakil 1 Lumimuut Minahasa Selatan 2015; dan Miss Celebrity favorite sosial media 2016.

Dituliskan, bahwa bakat dan kemampuan Anggia adalah acting, presenting, dan traditional dance.

Sebelumnya pada 2016, Anggia pernah mengikuti Miss Celebrity Indonesia. Ia meraih penghargaaan Miss Favorit Sosial Media di Grand Final Miss Celebrity Indonesia 2016.

Nama Anggi menjadi yang paling banyak mendapatkan voting masyarakat dari jejaring sosial Twitter dan Facebook selama acara berlangsung.

Adapun Anggia menjadi sespri Edhy Prabowo pada 2020. Namun setelah Edhy Prabowo tak lagi menjabat menteri karena terjerat OTT KPK, dia pun tak lagi menjadi sespri.

“Saya pulang ke Manado Yang Mulia. Kembali ke Manado,” kata Anggia menjawab pertanyaan hakim.

“Saudara sudah tidak di Kementerian lagi sebagai staf?” tanya hakim lagi.

“Mengikuti masa bakti Pak Edhy, Yang Mulia,” ucapnya.

Majelis hakim dalam persidangan sempat menggali perihal dugaan penyewaan apartemen oleh Edhy Prabowo untuk Anggia. Hakim menanyakan apakah benar Anggia mendapatkan fasilitas apartemen dari Edhy. Anggia pun tak menampik dan menjelaskan perihal pembayarannya.

“Ketika Saudara diberikan fasilitas 1 tahun sewa apartemen di Signature itu, apakah yang aktif membayar dan berkomunikasi dengan owner atau manajemen di apartemen itu saksi Amiril Mukminin (sespri Edhy Prabowo)?” tanya hakim.

“Setahu saya itu dibayar cash, tapi saya tidak tahu nominalnya berapa dan itu diurus oleh adalah Amiril. Untuk saya tahunya langsung dibayar cash, yang saya urus yaitu per bulannya membayar air, listrik, dan wifi,” jawab Anggia.

Ia mengaku sudah disewakan apartemen semenjak Juli 2020 dengan masa sewa 1 tahun. Artinya, hingga Juli 2021. Namun, ia menyatakan saat ini sudah tak menempati apartemen tersebut.

Sementara terkait penerimaan mobil, hal itu terkuak saat JPU KPK menanyakannya kepada Anggia. Anggia menyatakan memang dipinjamkan mobil HRV oleh Edhy Prabowo.

“Mobil HRV adalah karena pasca saya sembuh COVID sekitar Oktober 2020, saya dipinjamkan mobil untuk mempermudah saya dari tempat tinggal ke kantor agar tidak pakai kendaraan umum,” ujar Anggia, dikutip dari Antara.

STNK mobil Honda HRV tersebut adalah atas nama Ainul Faqih yang merupakan sekretaris pribadi Iis Rosita, istri Edhy Prabowo.

 

“Dalam BAP Saudara mengatakan pemberian mobil bukan inisiatif Amiril tapi Edhy Prabowo, hal ini Saudara ketahui dari Amiril ‘Ini adalah arahan Edhy Prabowo’, benar?” tanya jaksa Rony.

“Iya seperti BAP,” jawab Anggia yang mengaku gajinya sebagai sespri adalah senilai Rp 4 juta per bulan.

Anggia menyebut dua sespri lainnya, yaitu Fidya Yusri dan Putri Elok juga disewakan apartemen di lokasi yang berbeda. Di sidang yang sama, Edhy Prabowo membenarkan meminta Amiril mencarikan mobil untuk Anggia.

“Saya tidak minta mencarikan mobil untuk dia (Anggia), tapi saya minta Amiril cari mobil dinas, tapi ternyata tidak ada, akhirnya dicarikan mobil secara kredit selama COVID-19 ini,” kata Edhy.

Sementara, Edhy membantah meminta Amiril menyediakan 3 apartemen untuk 3 sespri.

“Saya minta Amiril cari 1 apartemen yang bisa dipakai bertiga, Anggi, Fidya, dan Elok, pada pelaksanaannya seperti yang Bapak lihat sekarang,” ungkap Edhy.

“Sumber uang untuk menyewa kedua apartemen dan mobil dari mana?” tanya jaksa Rony.

“Saya yakin uang saya di Amiril masih cukup untuk itu,” jawab Edhy.

  • Bagikan