Menu
Sekedar Info Saja

Si Merah Banyak Salah, Akhirnya Kalah

  • Bagikan

Liverpool tidak bisa tampil prima dan banyak melakukan kesalahan saat menghadapi Burnley. Hasilnya pun fatal, The Reds harus kalah 0-1.

Liverpool dalam upayanya mengejar tiga pesaing di papan atas, menjamu Burnley di Anfield, Jumat (22/1/2021) dini hari WIB. Sebab jarak dengan Manchester United melebar jadi enam poin di puncak klasemen.

Meski musim baru berjalan 18 pekan, kondisi ini jelas tidak bagus untuk mental para pemain Liverpool selaku juara bertahan. Apalagi mereka lagi dalam tren buruk di liga, tak pernah menang di empat laga beruntun dan cuma bikin satu gol.

Beban itu sepertinya tidak mampu dilepaskan oleh Fabinho dkk sedari menit awal. Terlihat para pemain Liverpool kesulitan menciptakan peluang bersih dan selalu telat dalam mengambil keputusan.

Dua bek sayap, Andrew Robertson dan Trent Alexander-Arnold tampil buruk. Utamanya adalah Trent yang salah melepaskan crossing dan juga dua kali eksekusi sepakan bebasnya di depan kotak penalti lawan gagal.

Tampil dominan tanpa penyelesaian akhir yang manis akhirnya berakhir miris untuk Liverpool. Pelanggaran Alisson Becker kepada Ashley Barnes di menit ke-83 berbuah penalti dan dieksekusi oleh striker Burnley itu.

Skor 1-0 untuk kemenangan Burnley bertahan dan Liverpool harus merelakan catatan tak terkalahkan di kandang selama hampir empat tahun kandas. Selain itu, Liverpool kini tertahan di posisi keempat klasemen dengan 34 poin dari 19 laga dan rawan terlempar dari zona Liga Champions.

“Silakan gunakan kata apapun dalam bahasa Inggris, pukulan telak, hasil buruk atau apapun, yang pasti ini jelas salah saya. Kami menguasai bola, membuat banyak peluang tapi tidak bisa menuntaskannya. Itu yang membuat peluang kedua tim terbuka dan mereka mendapat penalti – Alisson bilang bahwa dia tidak menyentuhnya, tapi saya tidak melihatnya,” papar Klopp seperti dikutip BBC Sport.

“Kami buruk dalam membuat keputusan, tiga crossing ke kotak penalti, kami coba menemukan pemain di kotak penalti tapi gagal. Tugas saya memang membuat para pemain berada dalam posisi yang tepat sehingga mereka bisa enjoy,” sambungnya.

  • Bagikan