Menu
Sekedar Info Saja

Nyali Rian Bogor Ciut Setelah Bunuh Siswi SMA, Seminggu Kemudian Habisi Janda : Sudah Gak Tahan

  • Bagikan

MRI alias Muhamad Rian mengaku sempat takut setelah menghabisi nyawa Diska Putri.

Selang satu minggu, keberanian Rian Bogor kembali muncul.

Rian Bogor lantas membunuh seorang janda muda, EL.

Kapolresta Bogor Kota Kombes Susatyo Purnomo mengatakan Rian menghabisi nyawa dua perempuan dalam dua pekan.

Rian menghabisi Diska Putri dan EL di sebuah penginapan di Puncak.

Jasad Diska Putri ditemukan di Jalan Raya Cilebut, Kota Bogor pada 25 Februari 2021.

Menurut Susatyo, setelah membunuh Diska Putri, Rian sempat merasa takut.

“Sempat ada beberapa keterangan bahwa tersangka ini awalnya panik, takut,” kata Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro.

Selang satu minggu, kata Sustayo, keberanian Rian Bogor kembali muncul.

“setelah satu minggu timbul keberanian lagi yang dia tidak bisa tahan,” kata Susatyo.

Ia lantas janjian dengan EL.

Rian dan EL berkenalan di media sosial.

“Sampai akhirnya dia berjanjian lagi korban kedua, kemudian melakukan kekerasan terhadap korban yang kedua,” ujarnya.

Kemudian EL ditemukan tak bernyawa di kawasan Megamendung pada 10 Maret 2021.

Melansir Kompas.com, Alasan Rian membunuh, bak serial killer atau pembunuh berantai dengan tujuan kepuasan nafsu lalu menguasai harta benda korban.

Aksi biadab Rian terungkap oleh jejak digital yang ia gunakan untuk mengincar perempuan muda.

Sebab, perempuan merupakan korban yang mudah dikuasai dan diperdaya.

Sebelum melancarkan aksinya, Rian terlebih dahulu mengajak berkenalan korban-korbannya dengan jurus rayuan manis di media sosial.

Korbannya pun terperdaya, ditambah iming-iming uang yang akhirnya berujung kencan buta di jalur Puncak.

Tak kehabisan akal, Rian kemudian mengajak korbannya ke sebuah penginapan untuk memadu cinta.

Setelah melampiaskan birahinya, sejurus kemudian Rian mencekik leher teman kencannya itu dengan sadis.

Memastikan korbannya tewas, Rian dengan tega mengambil harta milik korban seperti perhiasan, uang dan smartphone.

Aksi biadab Rian ini rata-rata dilakukan di tempat penginapan yang sama hanya saja berbeda kamar.

Pembunuhan pertama dibungkus plastik sedangkan kedua hanya dimasukkan ke dalam tas.

Dua lokasi penemuan mayat tersebut sengaja dibuang di pinggir jalan yang mudah diketahui masyarakat.

Tersangka Rian juga diketahui positif menggunakan narkoba jenis pil ekstasi inex berdasarkan hasil tes urine.

Kendati demikian, polisi memastikan jika Rian melakukan perbuatan kejinya dalam keadaan sadar.

Rian mengetahui dampak dan akibat dari melakukan perbuatan pembunuhan tersebut.

Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro mengatakan pihaknya sudah mengirim tersangka ke Lab Forensik untuk mengambil DNA.

“DNA-nya akan disesuaikan dengan barang bukti yang ditemukan pada korban,” ujarnya.

Setelah itu kedepan tersangka akan menjalani pemerikaaan secara kejiwaan.

“Sehingga jelas mengapa setelah kejadian yang pertama berlanjut sampai dengan kejadian yang kedua,” katanya.

Meski demikian kata Kombes Pol Susatyo saat ini pihaknya masih fokus pada motif pelaku untuk mengambil barang milik korbannya.

“Tetapi tidak menutup kemungkinan apabila kami akan mengembangkannya untuk motif-motif lainnya, tentunya secara scientific kita akan kembangkan hal tersebut,” ujarnya.

  • Bagikan