Menu
Sekedar Info Saja

Desa Miliarder Kuningan, Warga Borong 300 Motor dan 30 Mobil

  • Bagikan

Jakarta, Pembangunan Bendungan Kuningan membuat 362 kepala keluarga di Desa Kawungsari, Kecamatan Cibereum, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, merelakan rumah dan lahannya dibeli pemerintah guna melancarkan proyek nasional tersebut.

Pembelian lahan tersebut membuat warga di Desa Kawungsari menjadi ‘milarder’. Warga desa yang terdampak pembangunan Bendungan Kuningan itu memborong ratusan sepeda motor dan puluhan mobil setelah mendapat uang ganti untung.

 

“Di sana (Tuban) warganya dapat ganti untung dari PT Pertamina. Kalau di sini warga kami juga sama dapat ganti untung dari pembangunan Waduk Kuningan,” kata Kepala Desa Kawungsari Kusto, Senin (22/2), dikutip dari detik.com.

 

Kusto mengatakan ada sekitar 300 sepeda motor baru yang dibeli warga sejak awal pencairan uang ganti untung pembangunan Bendungan Kuningan. Tak hanya motor, beberapa warga juga membeli mobil baru dan bekas.

 

“Pas uang ganti untung cair warga mulai pada beli motor. Motor baru yang dibeli itu ada sekitar 300 lebih, kalau mobil sekitar 30 yang baru dan bekas,” ujarnya.

 

Menurut Kusto, kendaraan yang dibeli warga tidak datang bersamaan. Mereka secara bergantian membeli kendaraan bermotor.

 

“Paling banyak itu pas awal cair uangnya, sehari bisa ada 15 motor yang datang. Kalau sekarang-sekarang paling cuma satu, dua saja, tapi masih banyak yang sudah pesan,” katanya.

 

Besaran Ganti Untung

Lebih lanjut, Kusto mengatakan ada 386 bidang tanah beserta bangunan milik warga yang dibeli pemerintah. Dari total bidang tanah itu, menurut Kusto, baru 279 bidang yang telah mendapat uang ganti untung senilai Rp149 miliar.

 

“279 bidang sudah cair nilainya Rp149 miliar. Sisanya masih menunggu pembayaran karena ada beberapa hal yang masih belum lengkap berkasnya,” kata Kusto dikutip┬ádetik.com.

 

Menurutnya, uang ganti untung yang diberikan kepada warga jumlahnya berbeda-beda, tergantung dari bidang tanah dan bangunan yang dimiliki.

 

“Yang terkecil itu warga nerima uang ganti untuk Rp150 juta. Yang paling banyak ada hampir mencapai Rp1,6 miliar. Kalau saya sendiri dapat Rp700 juta, tapi saya termasuk yang belum cair uangnya,” ujar Kusto.

 

Proses pencairan uang ganti untung ini ditargetkan rampung sebelum Juli 2021. Bendungan Kuningan mulai diisi air dan warga Kawungsari harus pindah ke tempat relokasi yang sudah disediakan pada Juli 2021.

 

“Kalau bendungan itu aktifnya Juli, jadi sebelum itu harusnya sudah selesai pembayaran ganti untungnya,” katanya.

 

‘Desa miliarder’ sebelumnya muncul di Tuban, Jawa Timur. Puluhan warga mendadak kaya usai menerima ganti untung proyek kilang minyak Pertamina. Para warga langsung membeli mobil baru. Bahkan satu rumah membeli 3 unit mobil baru.

(tim/fra)

  • Bagikan