4 Fakta Sadis Pembunuh Bocah yang Tolong Ibunya Diperkosa

2. Bacok Bocah dan Seret Ibu Muda
Pelaku SB nekat membacok anak di bawah umur setelah R berupaya menolong sang ibu yang hendak dirudapaksa dengan cara berteriak.

Menghindari perhatian warga dan amukan massa atas ulah bejatnya itu, SB nekad membacok R secara membabi-buta berkali-kali di hampir seluruh bagian tubuhnya hingga bocah itu meninggal dunia.

“Usai membunuh R, pelaku kemudian menyeret DN ke luar rumah dan mencoba memperkosa korban. Karena korban menolak, pelaku melakukan tindakan kekerasan dengan membenturkan kepala korban ke beton jalan yang berjarak 50 meter dari rumah korban dan memperkosanya,” katanya.

Arief mengatakan, setelah korban kembali tersadar, pelaku kemudian melampiaskan hasrat seksualnya untuk yang kedua kalinya ke perkebunan sawit yang berjarak 10 meter dari jalan oleh pelaku tanpa menggunakan celana dan hanya menggunakan piyama.

“Pelaku sempat mengatakan bahwa DN harus ikut dia dan jasad anaknya dibuang, namun DN meminta agar bapak sang anak saja yang menguburkannya. Korban pada saat itu dalam keadaan lemas dan tangan yang masih diikat menggunakan kain,” kata Arief.

3. Azan Subuh
Korban DN dilaporkan berhasil menyelamatkan diri dari sekapan SBH yang sudah kalap mata di saat pelaku hendak menguburkan jasad R di dekat sungai jelang subuh.

“Melihat pelaku melakukan aktivitas itu, dengan tangan yang masih terikat, korban berupa melarikan diri tepat pada azan subuh untuk meminta pertolongan,” katanya.

4. Tembakan Polisi
Polisi terpaksa menembak kaki SBH karena berupaya menyerang polisi menggunakan senjata tajam jenis samurai.

Warga Kecamatan Birem Bayeun, Kabupaten Aceh Timur, Aceh itu ditangkap polisi pada Minggu, 11 Oktober 2020. Informasinya, dia melakukan pembunuhan terhadap seorang bocah berinisial R, 9 tahun, karena berupaya melindungi ibunya saat diperkosa oleh pelaku.

             HALAMAN SELANJUTNYA